Pengertian Manajemen http://pengertianmanajemen.net Semua yang perlu anda ketahui tentang manajemen Tue, 22 Sep 2015 04:16:06 +0000 en-US hourly 1 Contoh Cerpen Singkat http://pengertianmanajemen.net/contoh-cerpen-singkat/ http://pengertianmanajemen.net/contoh-cerpen-singkat/#comments Sun, 05 Jul 2015 06:44:14 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=32 Tidak ada Hadiah atau hukuman yang ada hanyalah konsekuensi. Kalimat di atas  menggambarkan  cerpen singkat yang akan saya posting kali

The post Contoh Cerpen Singkat appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Tidak ada Hadiah atau hukuman yang ada hanyalah konsekuensi.

Kalimat di atas  menggambarkan  cerpen singkat yang akan saya posting kali ini berjudul “Hallowen yang Tak Terlupakan”.

HALLOWEN YANG TAK TERLUPAKAN

Pada suatu hari aku dan temanku Sarah pergi ke acara balapan kuda. Di sana kami berkenalan dengan Daniel. Ibu Daniel adalah seorang pelatih kuda dan Daniel Membantu ibunya untuk mempersiapkan peralatan yang perlukan sebelum balapan kuda dimulai. Mesikipun ia lebih tua dari aku dan Sarah tapi Daniel sangat menyenangkan. Ia menemani kami untuk berkeliling dan menyapa kuda-kuda yang akan ikut balapan.

Setahun setelah perkenalanku dengan Daniel, hubungan kami semakin akrab. Lalu, ia mengundangku dan Sarah untuk datang di pesta Hallowen berkeliling dengan kereta kuda yang menakutkan. Sesampainya di sana kami melihat Daniel dan empat belas temannya yang lain bertugas untuk menakut-nakuti orang-orang yang dikereta tersebut sedang berdiskusi. kemudian kami menghampirinya dan dia menyapa kami “Hey Jennifer, Hey Sarah, aku sudah tidak sabar melihat reaksi ketakutan orang – orang” kata Daniel dengan sangat bersemangat. “memangnya apa yang akan kau lakukan?” tanyaku penasaran. “Tunggu dan liatlah apa yang akan terjadi”. kata Daniel. “baiklah, semoga kau sukses” jawabku sambil berjalan memasuki kereta kuda. Sesampainya kami di dalam kerete aku melihat pernak-pernik khas Hallowen dipasang di dalam kereta “mereka benar-benar telah bekerja keras, suasana di sini menyeramkan” kataku sedikt ketakutan. “iya, tapi aku tidak sabar melihat apa yang akan dilakukan Daniel”. kata Sarah dengan semangat.

Setelah terisi penuh kereta kuda pun melaju menelusuri jalur yang telah di tentukan, di perjalanan aku melihat sebuah peti mati terbuka tutup lalu tiba – tiba seorang gadis akan melompat keluar. Sambil bersorak menakuti kami yah itu cukup mengangetkanku. hingga akhirnya kereta melewati sebuah pohon yang salah satu dahannya tergantung sebuah kerangka manusia mainan pikirku,, tapii… setelah ku perhatikan ternyata yang tergantung itu adalah Daniel kemudian aku berteriak histeris melihat wajahnya yang pucat. tapi Sarah malah sebaliknya dia berdecak kagum “Woww,,, Daniel memang luar biasa aku pikir itu hanya mainan saja”kata Sarah takjub. “Apa??? Kukira Daniel sudaaahhh…”Kataku tergugub. “jangan bilang kau ketakutan melihat itu,,, ayolah jennn Daniel hanya bercanda melakukan itu. Ini Hallowen” kata Sarah membuatku tenang tapi dalam hati aku tetap berharap ini hanya trik Hallowen.

Setelah selesai berkeliling, keretapun berhenti dan semua penumpang turun tapi,,, semua mobil Ambulans memasuki area ini aku kaget dan kulihat semua yang yang disekelilingku juga kebingungan apa yang terjadi. Aku benar-benar tidak percaya apa yang ku takutkan itu terjadi apa yang kami lihat tadi adalah mayat Daniel bukan Daniel yang sedang bercanda. sebelum kereta melintas Daniel menggantikan posisi kerangka mainan yang tergantung pada dahan pohon karena menurutnya ini akan lebih seru, kemudian ia meraih tali dari leher kerangka itu dan memasangnya pada lehernya sendiri. Namun, ia tidak memperkirakan walaupun kakinya dapat menyentuh tanah, tetapi berat badannya tidak sama dengan kerangka mainan sehingga dahan pohon tersebut tertarik ke atas. Daniel tercekik tali gantungannya dan tidak mampu melepaskan diri karena ia telah membuat simpul ganda pada ikatannya. Anak-anak yang lewat mengira Daniel hanya bercanda hingga akhirnya mereka tersadar, tetapi itu sudah terlambat. Pernapasan buatan tidak mampu menyelamatkan nyawa Daniel.

Aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang telah terjadi. Daniel memiliki kehidupan yang menyenangkan. Seluruh kota merasa terpukul dan bersedih atas kematiannya. Aku berpikir andaikan Daniel tidak memasang tali tersebut di lehernya, pasti ia masih bersama kami saat ini. Sepertinya ia tidak berpikir betapa berbahayanya tindakan tersebut. Tapi sekarang kami semua tahu itu sangat berbahaya dan aku mendapatkan pelajaran penting dari kejadian ini “SELALU PIKIRKAN TERLEBIH DAHULU AKIBATNYA SEBELUM KITA MELAKUKAN SESUATU”.

Nah,,, guys itu tadi contoh cerpen singkat, semoga bermanfaat

Sumber gambar:

http://www.levickjones.co.uk/halloween-in-oxford/

The post Contoh Cerpen Singkat appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/contoh-cerpen-singkat/feed/ 0
Cerpen Islami http://pengertianmanajemen.net/cerpen-islami/ http://pengertianmanajemen.net/cerpen-islami/#comments Sun, 05 Jul 2015 03:26:37 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=35 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Kali ini saya akan memposting tentang cerpen Islami, lebih tepatnya sih kumpulan mukjizat Nabi Muhammad SAW Berdasarkan

The post Cerpen Islami appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kali ini saya akan memposting tentang cerpen Islami, lebih tepatnya sih kumpulan mukjizat Nabi Muhammad SAW Berdasarkan Al-Qur’an. Kalian tahu kan Nabi Muhammad SAW adalah rahmat bagi seluruh seluruh Alam. Beliau adalah Nabi terakhir yang di turunkan kepadanya sebuah kitab yang sangat mulia yaitu Al-Qur’an.

berikut ini cerpen tentang mukjizat beliau:

  • Peristiwa Isra’ Mikraj
Al isra ayat 1
Al isra ayat 1

Artinya:

Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram Ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda – tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Isra’ Mikraj terjadi pada tanggal 27 Rajab. Pada suatu malam, atas izin Allah SWT. Rasulullah saw. melakukan perjalanan dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidil Aqsa (Baitul Maqdis). Perjalanan ini ditemani oleh Malaikat Jibril.

Isra' Mikraj
Isra’ Mikraj

Keesokan harinya, setelah Isra’ Mikraj terjadi, Rasulullah saw. datang ke Masjidil Haram. Di sekeliling masjid tampak kaum Quraisy sedang berkumpul, tidak ketinggalan pula Abu Jahal. Lalu, Rasulullah saw. menceritakan pengalaman Isra’ Mikrajnya kepada Abu Jahal. Mendengarkan cerita Rasulullah yang tidak masuk akal, Abu Jahal menertawakannya.

Setelah perbincangan dengan Abu Jahal, Beliau menceritakan apa yang dialaminya semalam kepada kaum Quraisy yang sedang berkumpul. Hal yang sama terjadi sebagian besar dari kaum Quraisy juga menertawakannya. Namun, sebagian yang lain justru semakin percaya bahwa Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah SWT yang telah diberi mukjizat. Kemudian Abu Bakar datang dan berkata di depan kaum Quraisy “Apa yang dikatakan Muhammad adalah kebenaran. Beliau diperjalankan oleh Allah SWT. dalam waktu yang sangat singkat. Allah Maha Mengetahui atas apa yang terjadi pada rasul-Nya.

Ketika sampai di Sidrathul Muntaha, Allah memberikan wahyu kepada Rasulullah saw  dengan mewajibkan salat lima puluh waktu sehari semalam, kemudian beliau meminta keringanan kepada Allah SWT. agar mengurangi waktu salat. Permintaan Rasulullah saw itu diulangi sampai beberapa kali. Sampai akhirnya Allah SWT menetapkan salat lima waktu sehari semalam.

  • Bulan Terbelah
Al Qamar ayat 1
Al Qamar ayat 1

Artinya:

Saat (Hari Kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah.

Pada masa Rasulullah saw. di negeri Syam, berkuasalah seorang raja bernama Habib Bin Malik. Sang raja tertarik kepada Rasulullah saw. dan sering menanyakan tentang beliau. Mendengar keterangan dari sifat Rasulullah saw. Raja Habib ingin bertemu dengan Rasulullah. Maka Rasulullah saw pun memenuhi undangan Raja Habib. Raja bertanya, “Hai Muhammad, apakah engkau mempunyai tanda mukjizat sebagaimana nabi-nabi sebelum engkau? Bila engkau mampu membuat gunung terbelah maka aku akan mengucapkan dua kalimat syahadat”.

Bulan terbelah
Bulan terbelah

Kemudian Rasulullah saw. naik ke gunung Abu Gubais dan melakukan salat dua rakaat. Lalu beliau berdoa kepada Allah SWT. Kemudian turunlah 12.000 malaikat yang membawa tombak, Malaikat Jibril menyampaikan wahyu dari Allah SWT. Setelah menerima wahyu, Rasulullah saw. menuruni gunung dengan wajah berseri-seri. Disaksikan malaikat Jibril dan malaikat lainnya, Rasulullah saw. berdiri dan menyaksikan terlaksananya mukjizat yang diminta Raja Habib bin Malik. Matahari terbenam perlahan-lahan kemudian muncullah bulan yang terbelah dua, menyusup ke dalam pakaian Rasulullah saw. Setengahnya keluar dari lengan baju kanan dan setengahnya lagi muncul dari baju sebelah kiri. Kemudian menyatu di atas kepala Rasulullah saw. dan mengucapkan syahadat.

Setelah menyaksikan mukjizat Rasulullah saw. Raja Habib bin Malik berseru kepada para pengikutnya, “Wahai para penduduk kota Mekah, tidak ada kekafiran sesudah iman. Tidak ada prasangka sesudah keyakinan. Ketahuilah bahwa aku percaya, tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Hamba dan pesuruh-Nya”.Akhirnya  Raja Habib dan para pengikutnya pun memeluk agama islam. Sedangkan Abu Jahal yang keras kepala merasa Jengke dan dengki, ia menganggap Rasulullah saw. adalah tukang sihir.

Setelah mengunjungi Mekah Raja Habib pulang ke negeri Syam. Ia terkejut ketika disambut oleh putri kesayangannya di depan pintu istana. Sang putri mengucapkan dua kalimat syahadat. Raja bertanya  dengan heran “Dari siapa engkau belajar syahadat?”. “Aku telah bermimpi, seakan ada seorang pria yang datang kepadaku dan memberi tahu bahwa ayah telah masuk islam dan aku akan sembuh dari penyakit ku jika aku menjadi muslim. Lalu, aku mengucapkan dua kalimat syahadat dalam tidur dan setelah aku terbangun, aku telah sembuh” jawab sang putri sambil memeluk ayahnya. Kemudian Habib bin Malik bersujud dan bersyukur kepada Allah SWT.

Nah…. itulah beberapa cerita islami. semoga bermanfaat.

Wassalam.

 

Sumber gambar:

http://www.quran.com

The post Cerpen Islami appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/cerpen-islami/feed/ 0
Pengertian Manajemen Waktu http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-waktu/ http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-waktu/#comments Thu, 02 Jul 2015 08:11:59 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=151 Manajemen memiliki pengertian sebagai cara penggunaan dari sumber daya yang efektif sehingga dapat mencapai sasaran. Sedangkan waktu adalah segala rangkaian

The post Pengertian Manajemen Waktu appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Manajemen memiliki pengertian sebagai cara penggunaan dari sumber daya yang efektif sehingga dapat mencapai sasaran. Sedangkan waktu adalah segala rangkaian yang terjadi saat proses, pelaksanaan dan juga ketika kegiatan sedang berlangsung. Pengertian Manajemen waktu itu sendiri adalah bagaimana dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dengan lebih cepat dan juga dengan lebih cerdas. Sedangkan menurut Orr, manajemen waktu adalah suatu cara untuk bisa menggunakan waktu se-efisien dan juga se-efektif mungkin sehingga mampu memperoleh hasil penggunaan waktu yang maksimal. Sedangkan menurut Taylor, manajemen waktu merupakan bagaimana pencapaian dari sasaran utama yang ada di suatu kehidupan yang menjadi hasil utama dari kehidupan tersebut dengan menyisihkan jenis jenis kegiatan yang tidak memiliki manfaat atau arti yang penting.

Dari beberapa pengertian yang telah disebutkan, maka dapat dicapai suatu kesimpulan bahwa pengertian manajemen waktu adalah suatu proses yang berhubungan dengan pencapaian suatu tujuan tertentu maupun sasaran yang sebelumnya telah ditentukan untuk bisa dicapai dalam suatu periode tertentu dengan penggunaan sumber daya secara efisien dan efektif, seperti misalnya adalah uang, manusia, perlengkapan, metode dan bahan. Dapat pula dikatakan bahwa manajemen waktu adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian dan juga pengawasan mengenai produktivitas tertentu.

Manajemen waktu
Manajemen waktu

Tingkat efektivitas dari suatu manajemen waktu akan bisa terlihat dari pencapaian suatu target dan juga tujuan tujuan dari manajemen waktu tersebut dilakukan. Efisien sendiri memiliki dua makna yaitu antara lain pengurangan waktu yang telah dialokasikan serta adanya makna investasi dari waktu dengan penggunaan waktu yang telah tersedia. Tentunya manajemen waktu adalah bagaimana anda bisa mengatur serta memanfaatkan waktu yang telah dialokasikan atau yang anda miliki sehingga dapat digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan pekerjaan tertentu dan menghasilkan suatu hal yang produktif. Manajemen waktu dikatakan baik apabila dapat membuat data dari pekerjaan serta aktivitas yang terperinci dan dapat menentukan skala skala yang diperlukan dalam aktivitas aktivitas tersebut.

Manajemen waktu juga tidak akan lepas dari bagaimana anda bisa menentukan skala prioritas. Ketika anda dihadapkan dengan beberapa hal yang penting namun hanya diberikan alokasi waktu yang sedikit, maka tugas anda untuk menentukan skala prioritas, mana kegiatan yang penting untuk dilakukan dan memerlukan lebih banyak perhatian dan mana kegiatan yang bisa ditinggalkan sehingga dapat menghemat alokasi waktu. Skala prioritas ini juga dipengaruhi dengan apakah suatu pekerjaan tersebut termasuk pekerjaan yang mendesak atau tidak, hal ini biasanya dipengaruhi dengan tenggat waktu tertentu. Pelaksanaan manajemen waktu juga memerlukan kedisiplinan yang tinggi dan juga komitmen dari orang yang melakukannya. Pelaksana dari manajemen waktu akan dituntut untuk dapat mematuhi dan juga menjalankan apa yang telah diputuskan dalam perencanaan manajemen waktu tersebut, baik untuk hal hal yang berhubungan dengan pekerjaan di kantor maupun hal hal yang berhubungan dengan aktivitas sehari hari.

Prinsip dari manajemen waktu

Prinsip dari manajemen waktu
Prinsip dari manajemen waktu

Agar bisa mengatur waktu dengan baik, maka seorang individu perlu mengetahui hakikat dasar dari manajemen waktu. Menurut Atkinson, definisi dari manajemen waktu adalah suatu kemampuan yang memiliki kaitan dengan tindakan yang diambil dari seorang individu untuk memanfaatkan waktu sebaik baiknya. Sedangkan menurut Forsyth, pengertian dari manajemen waktu adalah bagaimana seorang individu mampu mengendalikan waktunya sehingga dapat mencapai produktivitas yang diinginkan dengan efektif. Prinsip dari manajemen waktu berhubungan dengan bagaimana individu bisa menentukan prioritas dari kegiatan kegiatan yang dijalankannya.

Sumber gambar:

http://www.amazine.co/568/6-tips-mengelola-waktu-lebih-efisien/

http://www.merdeka.com/gaya/5-tips-menghadapi-tenggat-waktu.html

http://kamupipnup.org/blog/2015/04/30/berkarya-dengan-waktu/

The post Pengertian Manajemen Waktu appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-waktu/feed/ 0
Pengertian Manajemen Strategik http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-strategik/ http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-strategik/#comments Thu, 02 Jul 2015 07:47:45 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=143 Pengertian manajemen strategik adalah suatu proses dan rangkaian dari kegiatan untuk mengambil keputusan dengan sifat yang menyeluruh dan mendasar. Selain

The post Pengertian Manajemen Strategik appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Pengertian manajemen strategik adalah suatu proses dan rangkaian dari kegiatan untuk mengambil keputusan dengan sifat yang menyeluruh dan mendasar. Selain itu juga disertai dengan adanya penetapan mengenai cara pelaksanaannya. Manajemen strategik ini disusun oleh para pimpinan yang kemudian dijalankan oleh seluruh lapisan yang ada di dalam satu organisasi tertentu sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Manajemen strategik juga merupakan kumpulan dari tindakan tindakan yang mampu menghasilkan suatu formulasi atau perumusan serta implementasi atau pelaksanaan dari rencana rencana yang telah dirancang sebelumnya sehingga mampu mencapai tujuan yang diinginkan oleh suatu organisasi.

Pengertian Manajemen Strategik
Pengertian Manajemen Strategik

Pengertian dari manajemen strategik sendiri menurut Nawawi, dikatakan bahwa manajemen strategik didefinisikan sebagai perencanaan dengan skala yang besar yang juga disebut sebagai perencanaan strategi serta memiliki orientasi pada waktu jangkauan yang ada di masa depan atau juga disebut visi dan ditetapkan menjadi keputusan dari pimpinan yang paling tinggi sebagai keputusan yang memiliki sifat yang mendasar serta bersifat sebagai prinsip, yang mampu memberikan kesempatan bagi organisasi tersebut agar bisa melakukan interaksi dengan cara yang efektif atau juga disebut sebagai misi, terutama untuk kegiatan yang fungsinya untuk menghasilkan suatu produk seperti misalnya perencanaan untuk operasional yang mampu menghasilkan produk dari barang dan jasa serta layanan yang memiliki kualitas yang baik dalam masyarakat, kegiatan ini juga diarahkan dengan optimalisasi sehingga mampu mencapai tujuan dengan tepat atau disebut pula sebagai tujuan strategis untuk mencapai berbagai tujuan dari operasional yang ada dalam suatu organisasi.

Menurut pengertian dari manajemen strategik tersebut, maka diketahui bahwa pengertian manajemen strategik adalah suatu sistem yang memiliki fungsi sebagai satu kesatuan dengan komponen komponen yang saling berkaitan satu sama lain dan saling memberikan pengaruh bagi satu sama lain. Komponen komponen tersebut juga bergerak saling beriringan dan bersama sama menuju satu arah yang sama. Komponen komponen dari manajemen strategik salah satunya adalah perencanaan strategi, yaitu suatu komponen yang memiliki unsur unsur seperti misi, visi, strategi dan tujuan yang utama untuk organisasi tersebut. Komponen selanjutnya adalah mengenai perencanaan operasional, yang memiliki unsur unsur seperti tujuan dan juga sasaran dari operasional tersebut, pelaksanaan dari fungsi fungsi yang ada di manajemen antara lain fungsi pelaksanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi penganggaran, jaringan kerja untuk internal dan eksternal, kebijaksanaan situsional, pengawasan, fungsi kontrol, evaluasi dan umpan balik.

Manajemen strategik dapat diwujudkan ke dalam bentuk berupa perencanaan dalam skala besar yang mencakup segala komponen yang ada dalam lingkungan organisasi serta dituangkan ke dalam bentuk dari suatu rencana strategis yang kemudian dijabarkan untuk menjadi suatu perencanaan operasional yang detail serta dijabarkan ke dalam suatu bentuk yaitu program kerja dan juga proyek tahunan. Rencana strategis memiliki orientasi yang menjangkau di masa depan dari sebuah organisasi atau perusahaan. Visi, misi, tujuan strategi dari sebuah organisasi dan pemilihan dari strategi untuk menghasilkan suatu strategi utama adalah acuan yang digunakan sebagai rumusan untuk menghasilkan suatu rencana strategi. Rencana strategi dijelaskan dengan lebih rinci ke dalam rencana operasional yang berisikan antara lain adalah program program mengenai operasional yang termasuk di dalamnya juga proyek proyek, yang memiliki sasaran untuk jangka pancang dengan masing masing memiliki dasar pada keputusan di manajemen puncak. Penetapan dari rencana strategis dan juga rencana operasi akan memerlukan keterlibatan dari manajemen puncak.

Sumber gambar:

http://lingkarlsm.com/kerangka-dasar-manajemen-strategik/

http://keuanganlsm.com/perencanaan-strategik-sektor-publik/

The post Pengertian Manajemen Strategik appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-strategik/feed/ 0
Pengertian Manajemen Bisnis http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-bisnis/ http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-bisnis/#comments Thu, 02 Jul 2015 05:18:27 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=137 Manajemen bisnis akan sangat berguna ketika anda menjalankan kegiatan bisnis. Manajemen sendiri merupakan ilmu yang berhubungan dengan berbagai hal yang

The post Pengertian Manajemen Bisnis appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Manajemen bisnis akan sangat berguna ketika anda menjalankan kegiatan bisnis. Manajemen sendiri merupakan ilmu yang berhubungan dengan berbagai hal yang terkait dengan pengaturan, perancangan dan pengawasan dari suatu kegiatan termasuk juga bisnis. Istilah manajemen berasal dari kata di bahasa italia yaitu manggiare atau yang memiliki arti mengendalikan. Menurut Marg Parker Foler, manajemen merupakan seni untuk menyelesaikan sesuatu melalui kerja orang lain. Seni ini juga merupakan cara untuk bisa mencapai suatu tujuan tertentu yang dapat memberikan keuntungan bagi keseluruhan organisasi maupun beberapa pihak. Selain itu, manajemen juga diambil dari kata dalam bahasa Inggris yaitu manage yang memiliki arti mengatur atau mengelola.

Bisnis memiliki definisi sebagai satu jenis kegiatan yang bertujuan untuk menjual produk – produk dalam bentuk barang maupun jasa. Dapat disimpulkan bahwa Pengertian Manajemen Bisnis ialah suatu kegiatan mengatur penjualan produk-produk agar dapat  memberikan keuntungan sebesar besarnya pada para pelakunya. Manajemen bisnis berguna untuk membantu para pelaku bisnis dalam menjalankan bisnisnya sehingga dapat menghindari adanya resiko mendapatkan kerugian dalam bisnis tersebut.

Komponen bisnis

Komponen Bisnis
Komponen Bisnis

Bisnis mencakup beberapa komponen yang saling terkait dan berhubungan satu dengan yang lain. Komponen komponen dari bisnis antara lain adalah manajemen bisnis, branding, layanan dan produk, relasi dan juga pelanggan. Manajemen bisnis merupakan komponen yang utama dalam sebuah bisnis agar bisa berhasil. Manajemen memiliki tujuan untuk membuat rencana, mengelola dan menjalankan suatu bisnis. Komponen lain dari bisnis adalah branding. Branding atau pembuatan merek adalah suatu komponen yang penting untuk memberikan citra pada bisnis yang nantinya akan mendukung dalam pencapaian untuk keberhasilan bisnis. Ketika pembuatan merek dilakukan dengan tepat, maka akan lebih banyak potensi konsumen yang tertarik pada barang tersebut.

Kualitas merek juga akan menentukan kepercayaan konsumen yang nantinya akan berpengaruh pada pendapatan dan keuntungan yang bisa didapatkan dari hasil bisnis tersebut. merek juga memiliki pengaruh emosional pada masyarakat, yaitu merek dapat memberikan kesan dan sudut pandang yang berbeda mengenai suatu barang dan produsen. Layanan dan produk juga termasuk dalam cakupan manajemen bisnis. Layanan dan produk adalah komponen komponen dalam bisnis yang ditawarkan ke konsumen dan pasar. Komponen bisnis selanjutnya adalah partner, yaitu pihak pihak yang terkait dalam pelaksanaan bisnis dan berperan dalam usaha pencapaian tujuan kesuksesan dalam bisnis. Komponen berikutnya yang juga merupakan sangat penting dalam manajemen bisnis adalah pelanggan. Pelanggan sebagai konsumen dari barang dan jasa yang ditawarkan oleh suatu produsen ke pasar memiliki peran penting dalam memberikan keuntungan bagi perusahaan. Semakin banyak pelanggan pastinya akan semakin banyak keuntungan yang diperoleh suatu produsen.

Perencanaan manajemen bisnis

Perencanaan manajemen bisnis
Perencanaan manajemen bisnis

Untuk bisa mencapai kesuksesan bisnis yang tepat, maka diperlukan manajemen bisnis yang terencana dengan matang sehingga mampu mengarahkan bisnis menuju arah yang tepat dan mengantisipasi adanya kerugian yang mungkin dihadapi oleh suatu bisnis. Memulai perencanaan manajemen bisnis bukan hanya terletak pada modal. Banyak atau sedikitnya modal tidak menjamin suatu bisnis akan bisa sukses dengan tepat. namun dengan manajemen yang tepat, maka akan diperoleh pelaksanaan bisnis yang efisien dalam menggunakan modal yang tersedia. Untuk mencapai perencanaan manajemen bisnis yang efisien, maka perlu dilakukan perhitungan yang cermat mengenai modal yang ada dengan disesuaikan pada kegiatan operasional dari pabrik atau perusahaan hingga beberapa waktu yang ada di masa depan. Membuat anggaran jangka panjang yang tepat akan sangat tepat dalam membantu perusahaan agar bisa mencapai kesuksesan.

Sumber gambar:

https://uangteman.com/blog/berita-bisnis/peluang-bisnis-usaha-rumahan-modal-kecil-menurut-bidangnya/

http://kuncibisnis.com/prospek-usaha-batubara-di-indonesia.php

http://bisnis-mci.com/new-marketing-plan-mci

The post Pengertian Manajemen Bisnis appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-bisnis/feed/ 0
Pengertian Manajemen Operasi http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-operasi/ http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-operasi/#comments Thu, 02 Jul 2015 04:45:04 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=133 Manajemen operasi merupakan suatu bentuk dari pengelolaan yang optimal dan menyeluruh serta melingkupi beberapa masalah antara lain adalah tenaga kerja,

The post Pengertian Manajemen Operasi appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Manajemen operasi merupakan suatu bentuk dari pengelolaan yang optimal dan menyeluruh serta melingkupi beberapa masalah antara lain adalah tenaga kerja, produk yang dapat dijadikan sebagai produk dalam bentuk jasa atau barang yang dapat memberikan keuntungan, dan juga barang barang di antaranya adalah peralatan, mesin dan juga barang barang mentah. Manajemen sendiri memiliki definisi untuk mengatur. Dari asal kata manage yang memiliki arti mengatur dari penggunaan.

Pengertian Manajemen Operasi adalah suatu bentuk pengaturan untuk masalah operasional dan produksi yang meliputi bidang jasa dan barang. Manajemen operasional juga diartikan sebagai cara untuk mengambil tanggung jawab di dalam suatu organisasi yang terkait dengan bisnis terutama untuk urusan produksi, baik untuk produksi jasa maupun produksi barang.

Seorang manajer operasi dalam menjalankan manajemen operasional akan memiliki tugas yaitu untuk melaksanakan segala fungsi yang berhubungan dengan proses manajemen, mencakup perencanaan atau planning, pengorganisasian atau organizing, pengaturan dan pengelompokan dari tenaga kerja dan staff, bertanggung jawab sebagai pemimpin dan juga pengendali. Beberapa tanggung jawab dari seorang manajer operasional adalah untuk menghasilkan produk berupa barang atau jasa yang dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahaan, dapat mengambil keputusan yang berhubungan dengan fungsi operasi dan juga sistem transformasi, mengambil keputusan yang didasarkan dari fungsi operasional. Manajer operasional juga memiliki fungsi dalam produksi dan operasional antara lain adalah untuk mendukung proses produksi dan operasional dalam organisasi sebuah perusahaan, penyedia jasa yang dapat mendukung pelaksanaan pelayanan produksi, perencanaan atau planning dan juga pengendalian serta pengawasan dari kegiatan sebuah produksi.

Dalam sebuah pelaksanaan manajemen operasional, maka ada beberapa lingkup yang terkait seperti adanya perancangan desain dari sistem operasional dan industri serta adanya pengoperasian dari sistem produksi dan juga operasional. Untuk bisa merancang desain dari sistem operasional dan produksi, maka diperlukan tindakan antara lain adalah seleksi untuk perancangan desain dari produk, seleksi dan juga perancangan dalam kegiatan proses produksi, pemilihan lokasi dari kegiatan industri dan juga unit kerja industri yang akan dilibatkan, perancangan sistem kerja dan tata letak, perancangan dari tugas dan pekerjaan, dan perancangan dari strategi operasional, produksi dan pemilihan dari kapasitas.

Dalam pengoperasian mengenai sistem produksi dan juga operasional, manajemen operasional juga perlu mempertimbangkan mengenai bagaimana cara menyusun rencana untuk operasional dan produk, perencanaan serta pengendalian dari persediaan alat dan bahan serta bagaimana pengadaan barang, pemeliharaan performa dan fungsi dari mesin dan peralatan yang terkait, pengendalian mutu hasil produksi dan manajemen untuk tenaga kerja yang dibutuhkan.

Manajemen operasional juga mencakup pengambilan keputusan dalam suatu organisasi bisnis. Berkaitan dengan sudut pandang mengenai kondisi dari keputusan yang diperlukan, maka ada beberapa macam jenis dari pengambilan keputusan, antara lain adalah pengambilan keputusan yang terkait dengan satu hal yang sudah pasti, pengambilan keputusan yang terkait dengan kejadian yang memiliki potensi resiko tertentu, pengambilan keputusan yang terkait pada satu hal yang tidak pasti, serta pengambilan keputusan mengenai adanya kejadian atau pun peristiwa yang terjadi akibat adanya pertentangan yang berhubungan dengan adanya kondisi lain. Pengambilan keputusan yang ada pada manajemen operasi ada beberapa jenis, di antaranya adalah proses, kapasitas, tenaga kerja, persediaan dan juga kualitas. Selain itu juga terdapat pengambilan keputusan yang terkait dalam kegiatan manajemen sistem produksi dan keputusan yang berkaitan dengan perencanaan strategis.

Sumber gambar:

http://www.amirfauzi.com/2010/07/efisiensi-biaya-operasi-perusahaan.html

The post Pengertian Manajemen Operasi appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-operasi/feed/ 0
Pengertian Manajemen Resiko http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-resiko/ http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-resiko/#comments Thu, 02 Jul 2015 04:30:52 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=128 Pengertian Manajemen resiko adalah sebuah sistem pengawasan resiko serta sistem perlindungan inventaris, harta benda, keuntungan, dan hak milik sebuah badan

The post Pengertian Manajemen Resiko appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Pengertian Manajemen resiko adalah sebuah sistem pengawasan resiko serta sistem perlindungan inventaris, harta benda, keuntungan, dan hak milik sebuah badan usaha atau perusahaan atau pun perorangan dari kemungkinan kerugian yang dialami sebagai akibat adanya suatu resiko. Proses manajemen resiko meliputi beberapa kegiatan, yaitu identifikasi, evaluasi, dan kontrol atau pengendalian resiko yang bersifat mengancam dan dapat menimbulkan kerugian bagi suatu perusahaan yang tengah aktif menjalankan usaha. Dalam bidang manajemen resiko, definisi resiko sendiri yaitu suatu kemungkinan peristiwa atau keadaan yang bersifat mengancam terhadap target atau pencapaian tujuan suatu perusahaan.

Resiko, dalam manajemen resiko, memiliki beberapa tingkatan (derajat resiko/ risk degree), yaitu resiko besar dan resiko kecil. Setiap perusahaan pastinya memiliki dua tingkatan resiko tersebut dan masing-masing tingkatan resiko dapat memberi imbas yang berbeda bagi perusahaan. Kemudian jenis-jenis resiko terbagi menjadi 5, yaitu:

  • resiko yang tidak dapat diukur dan resiko yang dapat diukur

  • resiko nonfinansial dan resiko finansial

  • resiko dinamis dan resiko statis

  • resiko khusus dan resiko fundamental

  • resiko spekulatif dan resiko murni

Sementara itu, sumber lain mengklasifikasikan resiko menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Resiko operasional, yaitu jenis resiko yang muncul akibat tidak berfungsinya bagian internal perusahaan dan beberapa penyebab lainnya seperti human error dan sistem yang gagal. Penyebab timbulnya resiko operasional ini diklaim sebagai penyebab yang paling luas bila dibandingkan dengan jenis resiko lainnya. Selain disebabkan oleh beberapa hal yang telah disebutkan di atas, ada penyebab lain timbulnya resiko operasional, seperti akuntansi, kegiatan operasional (baik kegiatan operasional untuk barang dan jasa), sistem informasi manajemen, sistem teknologi informasi, dan sistem manajemen sumber daya manusia (HRM).

  • Resiko hazard/ resiko bahaya, yaitu sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi berbagai akibat yang timbul akibat suatu peristiwa. Kerugian yang dialami oleh sebuah perusahaan merupakan contoh penyimpangan yang tentunya tidak diinginkan oleh semua perusahaan. Adapun beberapa faktor yang diklaim sebagai sumber alias kerugian yang dialami oleh suatu perusahaan, antara lain resiko sosial, resiko ekonomi, dan resiko fisik. Sangat penting bagi manajer resiko untuk mengidentifikasi sumber resiko yang ada pada sebuah perusahaan agars manajer dapat langsung mengambil langkah tepat untuk menanganinya.

  • Resiko finansial, yaitu suatu resiko yang umumnya dialami oleh investor. Resiko ini muncul sebaagi akibat saham dan obligasi  emiten yang tidak mampu  mampu membayar deviden atau bunga, atau pokok pinjaman beserta bunganya.

  • Resiko strategic, yaitu resiko yang biasanya muncul akibat terjadi suatu rangkaian peristiwa atau kondisi yang tak diduga  di mana kejadian atau peristiwa tersebut dapat menurunkan  kemampuan seorang manajer untuk mengaplikasikan ide atau strateginya.

Pengertian Manajemen Resiko
Pengertian Manajemen Resiko

Adapun proses aplikasi manajemen resiko terbagi menjadi beberapa step, yaitu proses manajemen di lingkungan internal perusahaan, penentuan tujuan perusahaan, identifikasi resiko, proses penilaian resiko, sikap atau respon terhadap resiko yang tengah dihadapi, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan monitoring. Jenis manajemen resiko yang dapat Anda temui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya adalah resiko bank dan pasar. Resiko pasar yaitu resiko atau kemungkinan kerugian yang dijumpai pada posisi neraca dan pencatatan tagihan serta kewajiban non-neraca yang muncul akibat adanya pergerakan harga pasar. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga pasar, terkait dengan resiko pasar, antara lain:

  • permintaan dan penawaran

  • likuiditas

  • intervensi pemerintah

  • arbitrase

  • faktor kondisi ekonomi dan politik

  • faktor-faktor indikator perekonomian

Sumber gambar:

http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=217182&title=manajemen_resiko_dalam_binary_options

http://pro.pengusahamuslim.com/read/menghitung-resiko-sebelum-berbisnis-

The post Pengertian Manajemen Resiko appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-resiko/feed/ 0
Pengertian Manajemen Proyek http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-proyek/ http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-proyek/#comments Wed, 01 Jul 2015 21:12:54 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=120 Pengertian manajemen proyek adalah implementasi ilmu pengetahuan, keterampilan, dan keahlian, serta teknik yang terbaik dan berkualitas yang dijalankan secara bersamaan

The post Pengertian Manajemen Proyek appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Pengertian manajemen proyek adalah implementasi ilmu pengetahuan, keterampilan, dan keahlian, serta teknik yang terbaik dan berkualitas yang dijalankan secara bersamaan untuk mencapai target yang sebelumnya telah direncanakan. Dengan dukungan sumber daya, sangat diharapkan bahwa semua rangkaian kegiatan ini dapat menghasilkan output yang optimal, terutama output yang berkaitan dengan kinerja, kualitas, waktu, dan keselamatan kerja. Dalam dunia manajemen proyek, setiap perusahaaan memerlukan sistem pengelolaan yang terkonsep karena suatu proyek pastinya memiliki keterbatasan sehingga goal akhir proyek tersebut bisa terselesaikan. Terdapat beberapa hal yang perlu dikelola dalam bidang manajemen proyek, yaitu  waktu, kualitas, biaya, keselamatan kerja, kesehatan karyawan, lingkungan, sumber daya, sistem informasi, dan risiko.

Tedapat 3 hal pokok dalam proses pengerjaan suatu proyek, yaitu:

  • Perencanaan

perencanaan
perencanaan

Agar output suatu proyek optimal, proyek harus dikerjakan dengan perencanaan yang matang. Dalam merumuskan perencanaan yang matang untuk sebuah pengadaan proyek, penyelenggara proyek harus mempersiapkan administrasi dan program teknik agar setiap step pengerjaan proyek dapat diimplementasikan dengan baik. Tujuan dari adanya perencanaan ini yaitu agar proyek yang akan digarap memenuhi persaratan ketentuan waktu, biaya, kualitas, dan keselamatan tiap pekerja. Dalam membuat perencanaan proyek, penyelenggara perlu melakukan studi rekayasa nilai, kelayakan, dan studi perencanaan area manajemen proyek yang didalamnya memuat perencanaan keselamatan kerja, kesehatan, biaya, kualitas, sumber daya, waktu, risiko, lingkungan, dan sistem informasi.

  • Penjadwalan

Penjadwalan
Penjadwalan

Penjadwalan adalah bentuk implementasi tahap perencanaan di mana penjadwalan ini memuat informasi tentang waktu pelaksanaan proyek dan kemajuan proyek yang meliputi progres waktu, durasi, dan sumber daya (tenaga kerja, material, peralatan, dan biaya). Proses updating dan monitoring wajib dilakukan agar penyelenggara memiliki jadwal yang realistis sehingga pengerjaan proyek dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan waktu penyelesaian yang telah ditargetkan. Terdapat beberapa metode pengelolaan penjadwalan s suatu proyek, yaitu metode Kurva S atau Hanumm Curve, Penjadwalan Linier atau Diagram Vektor, Barchart,  durasi, Planing dan Waktu, dan Networking. Jika ternyata ditemukan ada penyimpangan dari perencanaan semula, penyelenggara akan melakukan evaluasi serta tindakan perbaikan perencanaan agar proyek tetap sesuai dengan perencanaan yang diinginkan.

  • Kontrol proyek/ pengendalian proyek

Pengendalian
Pengendalian

Kontrol proyek atau pengendalian proyek merupakan tahap yang sangat berpengaruh pada hasil akhir pengadaan suatu proyek. Tujuan utama dilakukan pengendalian proyek yaitu untuk mencegah dan meminimalisir penyimpangan yang mungkin terjadi selama berlangsungnya pengerjaan proyek. Dengan dilakukannya tahap ini, penyelenggara dapat mengoptimalkan kualitas kinerja waktu, biaya, dan keselamatan kerja. Kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam tahap pengendalian proyek antara lain kegiatan pengawasan, koreksi selama proses pengerjaan proyek, dan pemeriksaan kembali proyek yang tengah digarap.

Pengertian Manajemen Proyek
Pengertian Manajemen Proyek

Adapun ruang lingkup pengerjaan proyek, yaitu;

  • penentuan waktu kapan proyek akan mulai dikerjakan

  • perencanaan lingkup proyek yang hendak dikerjakan

  • pembuatan definisi dari ruang lingkup suatu proyek

  • verifikasi kontrol dan proyek jika terjadi perubahan selama pengerjaan proyek tengah berlangsung.

Penasaran dengan contoh-contoh manajemen proyek? Berikut terdapat beberapa contoh manajemen proyek:

Manajemen Proyek
Manajemen Proyek
  • Proyek konstruksi yang dapat Anda lihat sehari-hari seperti pembangunan gedung pencakar langit, jembatan besar, jalan tol, jalan raya, bendungan, berbagai jenis fasilitas umum, dan masih banyak lainnya.

  • Proyek pembangunan dan penelitian seperti proyek penelitian dan pengembangan suatu produk yang dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas produk tersebut.

  • Proyek manufaktur yang meliputi perencanaan hingga produksi suatu produk baru.

  • Proyek padat modal yang mungkin tak banyak orang yang tahu tentang proyek yang satu ini. Proyek padat modal adalah jenis proyek yang memerlukan modal biaya yang besar, seperti proyek pembebasan tanah atau bangunan, proyek pengadaan barang dan jasa, proyek pengadaan inventaris, dan proyek pembangunan fasilitas produksi.

Sumber gambar:

http://www.radarbangka.co.id/berita/detail/toboali/25047/90-persen-proyek-basel-sudah-tender.html

https://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/09/01/penjadwalan-proyek/

http://www.kaskus.co.id/thread/53513cf819cb17aa6b8b4865/10-kontruksi-quotter-gilaquot-yang-pernah-di-usulkan/

http://www.merdeka.com/uang/skk-migas-umumkan-5-proyek-migas-unggulan.html

http://sinpro11.blogspot.com/2015_03_01_archive.html

http://www.pulsk.com/427022/Mega-Proyek-Bangunan-Masa-Depan-di-Indonesia.html

The post Pengertian Manajemen Proyek appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-proyek/feed/ 0
Pengertian Manajemen Operasional http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-operasional/ http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-operasional/#comments Wed, 01 Jul 2015 20:43:19 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=115 Pengertian manajemen operasional yaitu suatu pengelolaan yang dilakukan secara optimal dan menyeluruh terhadap berbagai unsur seperti tenaga kerja, mesin, bahan

The post Pengertian Manajemen Operasional appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Pengertian manajemen operasional yaitu suatu pengelolaan yang dilakukan secara optimal dan menyeluruh terhadap berbagai unsur seperti tenaga kerja, mesin, bahan mentah, peralatan, dan produk yang menjadi komoditi yang nantinya akan dijual pada konsumen. Manajemen operasional sendiri berasal dari dua kata, yaitu manage (Bahasa Inggris) yang berarti mengatur atau mengelola, dan operasional yang memiliki arti semua hal yang berkaitan dengan kegiatan produksi, baik pada perusahaan yang bergerak di bidang jasa atau barang. Manajemen perusahaan juga seringnya dikaitkan dengan pihak yang bertanggung jawab untuk mengawasi kegiatan produksi.

Masih berkaitan dengan manajemen produksi, terdapat beberapa hal yang wajib Anda ketahui dan pahami soal manajemen produksi, yaitu fungsi manajemen operasional, sistem manajemen operasional, dan pengambilan keputusan dalam implementasi manajemen operasional. Fungsi manajemen operasional lebih fokus pada hal-hal yang ada kaitannya dengan pengambilan keputusan soal semua kebutuhan operasional perusahaan, sedang sistem manajemen operasional fokus pada jenis sistem yang diterapkan oleh perusahaan. Umumnya perusahaan menerapkan sistem transformasi sebagai sistem operasionalnya. Sistem transformasi di sini meliputi sistem pembuatan rancangan dan analisa selama kegiatan operasional berlangsung.

Pengertian manajemen operasional
Pengertian manajemen operasional

Manajemen operasional memiliki peranan yang sangat penting  bagi perusahaan karena manajemen operasional sangat berkaitan erat dengan pengambilan keputusan oleh seorang pemimpin atau manajer operasional.Posisi tertinggi pada struktur manajemen operasional adalah manajer operasional. Seorang manajer oeprasional menjadi pilar pengelolaan kegiatan operasional suatu perusahaan. Tugas seorang manajer operasional yaitu membuat perencanaan atau pemetaan sejumlah fungsi manajemen  yang memiliki tugas yang berbeda-beda. Sebut saja contohnya pembuatan konsep perencanaan kegiatan operasional, kegiatan pembentukan staf, pembentukan struktur, dan masih banyak lainnya.

Orientasi utama seorang manajer operasional yaitu memberikan pengarahan soal output, jumlah output, harga produk yang terus di kontrol, kualitas produk, momen untuk memanjakan konsumen, dan hal lainnya yang ada kaitannya dengan produk/ jasa dan kepuasan konsumen.  Para pemegang keputusan, dalam hal ini manajer operasional, mempunyai tanggung jawab yang besar untuk memajukan perusahaannya. Salah satunya yaitu seorang manajer operasional harus memiliki pengetahuan yang luas, terutama pengetahuan tentang bagaimana cara menghasilkan barang atau jasa yang berkualitas dan banyak diminati oleh banyak konsumen. Pengambilan keputusan yang dilakukan oleh seorang manajer operasional tidak dilakukan secara terburu-buru, melainkan keputusan harus diambil setelah dikaji terlebih dahulu.

Fungsi manajemen operasional tak hanya berkutat pada kegiatan operasi saja, melainkan telah mengalami perluasan fungsi seperti persiapan produksi dan kegiatan operasional perusahaan, penunjang pelayanan kegiatan produksi, perencanaan dan pengendalian kegiatan operasional suatu perusahaan.

Terdapat beberapa langkah pengambilan keputusan dalam manajemen operasional antara lain :

  • mengambil keputusan dari peristiwa yang bersifat pasti

  • mengambil keputusan dari peristiwa yang mengandung risiko

  • mengambil keputusan dari peristiwa yang bersifat tidak pasti

  • dan mengambil keputusan dari peristiwa yang muncul akibat adanya pertentangan-pertentangan

Manajemen operasional juga memiliki hubungan yang sangat serta dengan unsur persediaan, baik persediaan yang dipesan, kualitas bahan mentah yang digunakan, dan waktu pemesanan bahan mentah. Tak hanya itu, seorang manajer operasional juga akan berkutat pada hal-hal yang berkaitan erat dengan tenaga kerja, seperti perekrutan  tenaga kerja via program seleksi yang ketat, perekrutan tenaga kerja, pemberian gaji dan kompensasi pada karyawan, pemberian promosi pada karyawan, hingga PHK. Manajer operasional juga bertanggung jawab atas kualita. Tak hanya kualitas produk atau jasa saja yang diprioritaskan, melainkan juga sektor-sektor lainnya seperti kualitas peralatan dan kualitas pengawasan terhadap produk atau jasa yang dihasilkan.

Sumber gambar:

http://www.referenceforbusiness.com/management/Sc-Str/Strategy-Formulation.html

https://na.theiia.org/services/quality/Pages/Quality-Assurance.aspx

The post Pengertian Manajemen Operasional appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-operasional/feed/ 0
Pengertian Manajemen Strategi http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-strategi/ http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-strategi/#comments Wed, 01 Jul 2015 13:48:34 +0000 http://pengertianmanajemen.net/?p=110 Manajemen strategi merupakan bagian dari ilmu manajemen . Manajemen strategi berperan untuk mengoptimalkan seluruh struktur dalam sebuah perusahaan agar secara

The post Pengertian Manajemen Strategi appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
Manajemen strategi merupakan bagian dari ilmu manajemen . Manajemen strategi berperan untuk mengoptimalkan seluruh struktur dalam sebuah perusahaan agar secara sistematis dan komprehensif dapat merealisasikan visi dan misi perusahaan. Strategi yang diaplikasikan oleh perusahaan akan berperan optimal apabila para eksekutornya mengetahui dengan benar apa yang perlu dilakukan dan mengapa perlu dilakukan. Para eksekutor manajemen strategi wajib memahami konsep segitiga strategi-struktur-kultur. Ketiga komponen ini harus dikelola agar terus seimbang.

Jika terjadi ketimpangan pada segitiga tersebut, implementasi strategi tidak akan optimal. Strategi sendiri merupakan suatu cara yang dijalankan oleh suatu perusahaan untuk mencapai tujuan dan target yang diinginkan. Kajian tentang kultur  pada segitiga strategi-struktur-kultur, fokus pada manajemen sumber daya manusia (HRM), sedang kajian tentang struktur difokuskan pada perubahan yang dialami oleh suatu perusahaan dan sejumlah unsur lain yang berkaitan.

Pengertian Manajemen Strategi Menurut Ahli

Pengertian Manajemen Strategi
Pengertian Manajemen Strategi

Menurut Fred. R David, Pengertian  manajemen strategi adalah suatu pengetahuan dan seni untuk merumuskan, mengaplikasikan, dan mengevaluasi suatu keputusan antar fungsional yang menyebabkan perusahaan dapat mencapai tujuannya.

Bambang Hariadi mengartikan manajemen strategi sebagai suatu proses yang dibuat secara sistematis oleh pihak manajemen perusahaan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi strategi untuk memberikan nilai yang terbaik untuk para pelanggan dan untuk mewujudkan visi perusahaan.

Pearch dan Robinson mendefinisikan manajemen strategi sebagai kumpulan tindakan yang kemudian menghasilkan formulasi atau rumusan yang kemudian diimplementasikan guna mencapai target-target yang sudah dirancang terlebih dahulu oleh perusahaan.

Pada dasarnya ketiga definisi di atas memiliki inti yang sama, yaitu suatu rangkaian kegiatan atau proses pengambilan keputusan yang sifatnya menyeluruh dan mendasar, yang disertai dengan tata cara pelaksanaan.Manajemen strategi suatu perusahaan dirancang oleh pimpinan  perusahaan dan diimplementasikan oleh semua jajaran suatu perusahaan guna mewujudkan tujuan perusahaan. Dengan kata lain, manajemen strategi merupakan suatu kesatuan yang harus dikerjakan secara bersamaan karena semua komponen saling berkaitan.

Terdapat beberapa komponen dalam mengimplementasikan manajemen strategi. Sebut saja komponen yang pertama yaitu perencanaan strategi yang terdiri dari beberapa unsur seperti visi, misi, dan rancangan strategi utama. Komponen yang kedua yaitu rencana-rencana operasional yang terdiri dari sejumlah unsur, yaitu tujuan dan sasaran operasional, fungsi penganggaran, fungsi pelaksanaan, hubungan kerja internal, kebijakan situasional, hubungan kerja eksternal, evaluasi, fungsi kontrol, dan pemberian feedback.

Tunggal Amin Widjaja membagi tugas manajemen strategi menjadi 9 poin, yaitu:

  • Merumuskan misi perusahaan, termasuk di dalamnya yaitu tujuan (purpose), falsafah/ filosofi, dan sasaran perusahaan (goal).

  • Membuat profil perusahaan yang menggambarkan kondisi internal perusahaan dan kompetensi perusahaan

  • menyumbangkan penilaian terhadap eksternal perusahaan, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kontek umum dan faktor kompetitif

  • Menganalisa pilihan perusahaan dengan membandingkan sumber daya perusahaan dan lingkungan eksternal perusahaan

  • Melakukan identifikasi pilihan yang paling sesuai dengan misi perusahaan

  • Melakukan pemilihan tujuan jangka panjang perusahaan dan strategi perusahaan

  • Melakukan pengembangkan tujuan tahunan perusahaan dan strategi jangka pendek perusahaan

  • Mengaplikasikan opsi strategi dengan dukungan sumber daya manusia, struktur, dan implementasi teknologi

  • Melakukan penilaian terhadap proses manajemen strategi sebagai referensi dalam pengambilan keputusan di periode yang akan datang.

Wheelen dan Hunger membagi proses manajemen strategi menjadi 4 unsur dasar, yaitu pengamatan lingkungan, pembuatan rumusan strategi, aplikasi strategi, dan evaluasi dan pengendalian hasil aplikasi strategi.

Sumber gambar:

http://www.spoke-interactive.com/strategy/

http://www.forbes.com/sites/work-in-progress/2012/09/11/strategy-aint-what-it-used-to-be/

The post Pengertian Manajemen Strategi appeared first on Pengertian Manajemen.

]]>
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-strategi/feed/ 0